I am not me
for this time..
..but i'll be back
maybe with another kind of life..
..I'll get through it
with anything that I face..
to change.
Yolody's Room
Thursday, March 5, 2009
Sunday, February 15, 2009
A surprise note from Doetz

I saw you yesterday
It felt like three years ago
When the first time I fell in love with you
Suddenly butterflies burst inside
Suddenly I forgot how to breathe
When you smile
The world stop
Watching dimples on your cheek
As they sip all the happiness in the world
To made your lips curled in the sweetest way
Sometimes bitterness comes
When you worry too much
Honestly baby your hurt me badly
Love is like Life
It’s a mystery
So stop guessing
Just do our things
And let faith do the dancing
Your love is euphoria
When life gets tough
And things get rough
Still I found the strength to stand
The reason to smile
You’re sweet
Fairly bitter
But baby you made me very happy
Because you’re my chocolate
My lifetime passion
All of this time you wonder
Why do I like chocolate so much?
The answer is easy
Because it reminds me of you
Yeah. It reminds me of you
You’re sweet
Fairly bitter
But baby you made me very happy
Because you’re my chocolate
My lifetime passion
Happy Fayelentine ya doetz
13th of February
ehm... ehm... btw... Yes. I remember. ;p
Hihihihi.
Thursday, February 12, 2009
KIDS is my World!

Nggak terasa sebulan lagi udah genap setahun gue ngajar inggris di Kumon. Selama enam tahun sebelum gue masuk kerja di sana, jumlah curut alias murid Inggris cuma sekitar 20 orang. Begitu gue masuk sampe sekarang, muridnya udah ada 48 orang, yang umurnya dari 4 tahun sampe ABG yang lagi centil-cenyilnya. Fiuuhh.. kalo begini gimana gue tega ninggalin mereka untuk cari kerjaan baru? Gue deket banget sama mereka, sampe orang tua nya pun semua mempercayakan anaknya sama gue. Gue lagi terjepit banget, satu sisi gue mau kerja di media, tapi di sisi lain gue sayang sama mereka, dan rasanya tugas gue memotivasi mereka untuk mencintai bahasa Inggris kok belum selesai yah..
Hm.. Gue jadi bingung arah mana yang mau gue ambil. Ngajar kah? Writer kah? Corporate Relation kah? hm.. Akhirnya gue memilih yang ada di depan mata dulu. Misalnya gue perek, nah gue bakal mecun deh tuh ke mana-mana. Ngajar iya, nulis juga teuteup.
Abisan gimana yah, every day I have new stories about kids. Mereka lucu dan menggemaskan sekaliii.. Dan yang bikin gue semakin puas adalah ketika gue berhasil membujuk dan selalu membuat mereka suka yang namanya belajar. ketika mereka merasa kehilangan pas gue nggak ada, waduh satu hati trenyuh, satu hati mikir "kalo gini kapan gue pindah kerjaan yaaa??"
Nanti gue bakal cerita tentang mereka. And u know what?? Im falling in love with them! OOpss jangan salah kaprah ya, gue nggak phidopil kok. Gue tetep cinta sama pacar gue. Tapi kalo sama anak-anak itu, hm.. Gue sayang aja sama mereka..
Gue sih mau aja cerita sekarang, tapi sayangnya nggak sempet. Bentar lagi gue harus jemput Lana n Khan,yang nggak lain adalah keponakan gue tercinta. huahahaha sepanjang minggu gue dikelilingi anak-anak, dangue merasa semakin muda bersama mereka. hehehehe.. :)
Saturday, January 10, 2009
Festival Pembawa Tawa Di Tengah Krisis




IDefest (Indonesian Dream Festival) adalah festival yang diadakan oleh Buddha Dharma Indonesia (BDI) setiap tahunnya menjelang tahun baru. IDefest kedua kalinya diadakan 29-30 Desember 2008 lalu di Megamendung. Festival ini menjadi wadah bagi anak-anak muda BDI se-Indonesia untuk berunjuk gigi tentang keahliannya masing-masing. Kali ini, IDefest berhasil menjaring ratusan anak muda dalam berbagai macam kompetisi, mulai dari dance, band, nyanyi, sampai talent show. Di atas panggung kebanggaan Amerta Megamendung yang disorot lampu dan segala macam efek, serta di depan penonton yang berjumlah sekitar 1.600 orang, para finalis mengerahkan segala kemampuannya untuk beraksi dan merebut gelar juara. Tidak hanya kompetisi panggung, namun dalam IDefest ini juga diadakan lomba membuat feature TV, film pendek, komik dan fotografi.
Proses pemilihan enam finalis dalam setiap kompetisi tidaklah mudah. Para peserta berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk mengikuti babak penyisihan terlebih dahulu, sebelum mendapatkan enam finalis tersebut. Pesertanya unik-unik, dari yang berlogat medok jawa, logat cina yang kental sampai “apa kareba”-nya Makassar pun terdengar. Hasil karya mereka tidak akan sia-aia karena karya-karya tersebut akan dinilai oleh para praktisi yang ahli di bidangnya.
Sebutlah kompetisi menyanyi. Babak penyisihan yang diikuti oleh 24 peserta berjalan mulus. Menyaksikan babak penyisihan yang dibuat sederhana ini tidak terlalu berbeda dengan audisi American Idol yang sering kita tonton di TV. Ada seorang peserta bernama Junaedy dari Jawa Timur, yang dengan percaya dirinya memasuki ruangan dengan penampilan super aneh. Dengan topeng ala perampok Bank, ia menyapa ketiga juri dan siap bernyanyi. Dengan penampilan seperti itu, kita pasti akan berpikir lagu yang akan ia bawakan berirama. Tak disangka, ia malah membawakan lagu Bunda-nya Melly Goeslaw dengan suara yang pas-pasan. Andino, Nanang Hape dan Tan Kok Siong yangberperan sebagai juri saat itu tentu saja tidak bisa menahan tawa. Setengah mati mereka menahan agar tidak tertawa dengan cara pura-pura serius memejamkan mata, agar si peserta itu tidak turun mentalnya.
Waktu terus berjalan, dan sampailah pada pemilihan enam finalis nyanyi yang akan bernyanyi di panggung kebanggaan. Dan akhirnya, dari setiap kompetisi, terpilihlah tiga finalis yang akan menjadi jawara IDefest 2008 itu.
Pada final ini, salah satu jurinya istimewa yaitu Marcell Siahaan, penyanyi Indonesia yang ngetop dengan lagu Firasat. Di panggung Amerta tersebut, semua finalis dari seluruh kompetisi tampil secara bergantian, mulai dari band, nyanyi, dance lalu talent show dengan juri yang berbeda-beda. Selain juri kompetisi, ada juga juri spektakuler yang diperankan oleh Sarah Sechan dan Ully Herdinansyah. Mereka bertugas untuk mengomentari semua kompetisi dan menilai apakah ada hal-hal yang membuat takjub ketika tampil. Sarah dengan celetukannya yang luar biasa lucu membuat 1.600 penonton tertawa memenuh kawasan Megamendung tersebut.
Di sela-sela pertunjukan, dengan antusias, Marcell Siahaan mengomentari acara IDefest secara keseluruhan. "Acaranya sangan well prepared. Penyelenggara tidak hanya memakai skill, tapi juga hati dalam menyelenggarakan IDefest ini. Salut.."
Malam hari itu, decak kagum dan tepuk tangan 1.600 penonton membahana di seputar kawasan Amerta. Tawa riang berderai, menimbulkan suatu pemikiran. Di jaman krisis dan susah seperti sekarang, masih ada acara besar yang dapat menghibur banyak orang dan memotivasi seluruh anak muda se-Indonesia untuk menggali potensi dalam diri. Namun acara ini bukan seperti variety show di TV yang menjanjikan ketenaran instan bagi para juara, tapi melatih percaya dengan kemampuan diri dan juga menjawab permasalahan bahwa walaupun krisis tengah melanda, setiap orang masih berhak merasa happy. (by Faye Yolody)
Wednesday, December 10, 2008
Udah sebulan gue nggak menengok blog gue.. Gue males baca blog gue yang bakal bikin beban pikiran dan perasaan bertambah. Sebulan kemarin juga banyak hal yang bergulir dalam diri gue, sampai gue takut untuk ungkapin satu-satu di blog. Yang suatu saat kalau gue baca, bisa gue ingat lagi. Andaikan blog ini punya filter kualitas canggih yang bisa menyaring hal-hal yang indah aja. Tapi seperti debu yang masuk ke saringan ac, yang nggak enak malah sering masuk. Yang happy-happy dilewatin begitu aja.
setelah banyak yang gue lewatin semenjak bulan-bulan lalu, gue lebih senang diam. diam.
banyak hal-hal remeh dan keliatan nggak penting merasuki pikiran gue, sampai hal yang besar ketutupan dan kalah saing untuk gue pikirin. Egois memang kedengerannya.
Emang hal-hal kecil itu mesti dicabutin satu-persatu, kayak kutu yang nempel di badan anjing. Kecil tapi banyak, kecil tapi nyakitin. Kalo kutu-kutu itu nggak dicabut, bisa membuat badannya luka bukan?
kadang gue mau sediam patung pancoran. Nggak pernah bosan bergaya di atas sana walaupun cuma untuk dilewatin.
kata orang, jiwa kita itu labil. sekarang bisa lemah, besok bisa kuat. Tapi saking lemahnya, gue sampe nggak bisa ngomong sama siapa-siapa, nggak bisa percaya siapa-siapa.
gue sering banget rindu sama hal-hal indah yang pernah singgah. Kalau bisa, gue mau balik lagi ke waktu-waktu itu. sayangnya nggak akan pernah bisa. selalu ada alasan yang bikin gue nggak happy.
setelah banyak yang gue lewatin semenjak bulan-bulan lalu, gue lebih senang diam. diam.
banyak hal-hal remeh dan keliatan nggak penting merasuki pikiran gue, sampai hal yang besar ketutupan dan kalah saing untuk gue pikirin. Egois memang kedengerannya.
Emang hal-hal kecil itu mesti dicabutin satu-persatu, kayak kutu yang nempel di badan anjing. Kecil tapi banyak, kecil tapi nyakitin. Kalo kutu-kutu itu nggak dicabut, bisa membuat badannya luka bukan?
kadang gue mau sediam patung pancoran. Nggak pernah bosan bergaya di atas sana walaupun cuma untuk dilewatin.
kata orang, jiwa kita itu labil. sekarang bisa lemah, besok bisa kuat. Tapi saking lemahnya, gue sampe nggak bisa ngomong sama siapa-siapa, nggak bisa percaya siapa-siapa.
gue sering banget rindu sama hal-hal indah yang pernah singgah. Kalau bisa, gue mau balik lagi ke waktu-waktu itu. sayangnya nggak akan pernah bisa. selalu ada alasan yang bikin gue nggak happy.
Tuesday, October 21, 2008
the 21st time
Dua jam kurang delapan menit lagi ada sesuatu yang berubah pada diri gue. Ya, umur.
Tomorrow is the 21st time I step into the new age and the new life. I believe something either good or bad will come in my new age later. And i think that something is depend on me and it will happen as I want.
But then, now I'm feeling really-really ordinary.. Don't know why, does it mean that as I grow up and I don't really consider about my birthday or it means that my life is boring this time. Hm.. let me feel.. Hm.. I'm just feeling tired after doing my routines a whole day.. and then i'm feeling hungry.. then i'm also feeling cold right now.
Be honest, i'm waiting for something new, some excitement and some interesting things that will come two hours left or maybe tomorrow, or the day after tomorrow or whenever.
Sometimes everyone said that we don't need counting our age, because if we are aware about our ages, we'll not enjoy our lives, and always thinking about what we have done until now.
But that's not valid for me. Birthday must be celebrated for me and it's a very special moment. I think this day can be my spirit to do something until next year.
So my birthday will be more special if i'm with them I love, I care and precious for me. I know i can't ask them, but is it wrong to be a lil bit spoiled and asking them to be with me rite now?
Ok then, because I'm not a fortune teller about what-will-happen-on-my birthday, I don't want to guess and let it flow like a fountain in the creek. I just want to think about what will I do next, what decision I'll take for my future in all aspects, which is always be a mistery.
Tomorrow is the 21st time I step into the new age and the new life. I believe something either good or bad will come in my new age later. And i think that something is depend on me and it will happen as I want.
But then, now I'm feeling really-really ordinary.. Don't know why, does it mean that as I grow up and I don't really consider about my birthday or it means that my life is boring this time. Hm.. let me feel.. Hm.. I'm just feeling tired after doing my routines a whole day.. and then i'm feeling hungry.. then i'm also feeling cold right now.
Be honest, i'm waiting for something new, some excitement and some interesting things that will come two hours left or maybe tomorrow, or the day after tomorrow or whenever.
Sometimes everyone said that we don't need counting our age, because if we are aware about our ages, we'll not enjoy our lives, and always thinking about what we have done until now.
But that's not valid for me. Birthday must be celebrated for me and it's a very special moment. I think this day can be my spirit to do something until next year.
So my birthday will be more special if i'm with them I love, I care and precious for me. I know i can't ask them, but is it wrong to be a lil bit spoiled and asking them to be with me rite now?
Ok then, because I'm not a fortune teller about what-will-happen-on-my birthday, I don't want to guess and let it flow like a fountain in the creek. I just want to think about what will I do next, what decision I'll take for my future in all aspects, which is always be a mistery.
Subscribe to:
Posts (Atom)